Langsung ke konten utama

FORMAT PENGKAJIAN ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA DENGAN TBC

A.    PENGKAJIAN (Tanggal     : 17 Januari 2013 )
I.         Data umum
1.      Kepala keluarga (KK)            : Ny. S
2.      Alamat dan telepon                : Jl. Zainul Bakti Kel. Ps. Baru, Curup
3.      Pekerjaan KK                         : Tani
4.      Pendidikan KK                      : Tidak tamat SD
5.      Komposisi keluarga                : Keluarga, anak, menantu
No
Nama
J/K
Hub. Kel. KK
Umur Dg.
Pen-didikan
Status imunisasi

Ket
BCG
Polio
DPT
Hepatitis
Campak
1
2
3
4
1
2
3
1
2
3
1
Tn. T
L
Suami
60
TT SD













2
Tn. A
P
Menantu
27
Tamat SD













3
Ny. N
P
Anak
27
Tamat SD













4




















Genogram :                                                           



Keterangan:
            : perempuan
            : laki-laki
X         : meninggal
/           : klien
----       : tinggal serumah
6.      Tipe keluarga              :  Keluarga dengan anak dewasa
7.      Suku bangsa               : Rejang
8.      Agama                        : Islam
9.      Status sosial ekonomi keluarga
Keluarga mengatakan cukup memenuhi kebutuhan sehari hari. Keluarga memiliki sebuah warung kecil dan kebun yang dikelola oleh anggota keluarga..
10.  Aktivitas rekreasi keluarga
Keluarga sering nonton bersama saat malam hari. Kadang-kadang anggota keluarga berkunjung ke tetangga.

II.      Riwayat dan tahap perkembangan keluarga
11.  Tahap perkembangan keluarga saat ini
Keluarga dengan anak dewasa
12.  Tugas perkembangan keluarga yang belum terpenuhi
Menjaga kesehatan keluarga
13.  Riwayat kesehatan keluarga inti
Dalam keluarga, Tn. T mengalami penyakit TBC, istri klien mengatakan mengalami asam urat dan hipertensi.
14.  Riwayat kesehatan keluarga sebelumnya
Keluarga mengatakan Tn. T mengalami TBC sejak dua tahun yang lalu. Tn. T mengatakan sudah sembuh tetapi jika batuk Tn. T  berobat ke Pelayanan Kesehatan terdekat. Tn. T pernah masuk RS tiga tahun pada tahun 2005, 2008, 2011.
Ny. N pernah mengalami aborsi, sejak saat itu hingga sekarang belum dikaruniai anak.
III.   Data lingkungan
15.  Karakteristik rumah
Rumah keluarga adalah rumah permanen 2 tingkat yang luasnya + 7m x 6m, lantai marmer,   atap seng, terdiri dari 3 kamar tidur,1 kamar mandi 1, 1 ruang tamu dan 1 ruang keluarga 1 dapur. Ada ventilasi di tiap ruangan, pembuangan melalui selokan di belakang rumah, dan untuk MCK menggunakan WC. Sumber air menggunakan Pompa Sumur.

Denah rumah
Kamar Tidur
 
Ruang Tamu    
 
warung
 
Lt. 1                                                                                                   Lt. 2
Kamar Tidur
 
 






16.  Karakteristik tetangga dan komunitasnya
Keluarga mengatakan sebagian besar tetangga bekerja sbagai PNS, petani dan wiraswasta. Hubungan sosial dengan tetangga baik, keluarga kadang berkunjung ke rumah tetangga.
17.  Mobilitas geografis keluarga
Keluarga pindah ke Jln. Zainal bakti tahun 2006, sejak itu menetap hingga sekarang.
18.  Perkumpulan keluarga dan interaksi dengan masyarakat
Keluarga mengatakan Ny. S mengikuti kegiatan pengajian arisan RT dengan masyarakat setempat.
19.  Sistem pendukung keluarga
Lokasi tempat tinggal keluarga dekat dengan tempat pelayanan kesehatan RS DKT Curup. Keluarga memiliki Jamksemas.
IV.   Struktur keluarga
20.  Struktur peran
Kepala keluarga bekerja sebagai tani di kebun dan menjaga warung. Ny. N membuka warung untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tn. T tidak memiliki pekerjaan. Tn A bekerja di kebun. Seluruh anggota keluarga tidak sedang meduduki suatu jabatan dalam masyarakat.
21.  Nilai atau norma keluarga
Keluarga mengatakan menganut nilai dan norma yang ditetapkan atau yang ada dimasyarakat, yaitu adat rejang, serta agama islam.
22.  Pola komunikasi keluarga
Keluarga berkomunikasi secara terbuka. Jika ada masalah maka keluarga akan bermusyawarah untuk menyelesaikan masalah tersebut. Keluarga sering membicarakan hal-hal dalam keluarga saat nonton tv di malam hari
23.  Struktur kekuatan keluarga
Keluarga merasa cukup dengan penghasilan keluarga untuk kebutuhan sehari-hari.
V.      Fungsi keluarga
24.  Fungsi ekonomi
Keluarga mengatakan ekonomi keluarga didapatkan dari hasil kebun kopi dan hasil berjualan di warung.
25.  Fungsi mendapatkan status sosial
Keluarga mengatakan saling berinteraksi dengan keluarga dan masyarakat sekitar.
26.  Fungsi pendidikan
Keluarga belum mengetahui cara merawat keluarga jika sakit
27.  Fungsi sosialisasi
Keluarga mengikuti kegiatan-kegiatan sosial dalam masyarakat seperti Pengajian dan arisan RT.
28.  Fungsi pemenuhan keperawatan
a.       Mengenal masalah kesehatan
Keluarga belum mengenal lebih dalam tentang penyakit TBC
b.      Mengambil keputusan mengenai tindakan kesehatan
Keluarga sudah sering berobat
c.       Kemampuan merawat anggota keluarga yang sakit
Keluarga belum mampu merawat anggota keluarga yang sakit
d.      Kemampuan keluarga memelihara/memodifikasi lingkungan rumah yang sehat
Keluarga mampu merawat kebersihan rumah
e.       Kemampuan menggunakan fasilitas kesehatan
Keluarga memanfaatkan Rumah Sakit, Puskesmas Bidan dan Dokter
29.  Fungsi Religius
Keluarga menganut agama islam. Keluarga kadang-kadang shalat berjamaah dirumah
30.  Fungsi rekreasi
Keluarga memanfaatkan waktu rekreasi pada malam hari menonton TV bersama. Kadang-kadang sekeluarga tinggal pergi ke kebun.
31.  Fungsi reproduksi
Ny. N belum mempunyai anak. Anggota keluarga tidak menggunakan KB
32.  Fungsi afeksi
Anggota keluarga saling memperhatikan terhadap keadaan anggota keluarga. Jika ada yang sakit disuruh berobat.
VI.   Stres dan koping keluarga
33.  Stresor jangka pendek dan panjang
Jangka Pendek: Tahun 2012 pernah gagal panen kopi
Jangka Panjang: Klien menderita penyakti TBC
34.  Kemampuan keluarga berespons terhadap stresor
Keluarga merasa ikhlas dengan gagal panen walaupun sangat berpengaruh terhadap ekonomi keluarga.
35.  Strategi koping yang digunakan
Keluarga pernah menjual perhiasan cincin untuk menutupi kebutuhan.
36.  Strategi adaptasi disfungsional
Keluarga sabar dalam menghadapi cobaan.



VII.          Pemeriksaan kesehatan tiap individu anggota keluarga
PEMERIKSAAN FISIK
Tn. A
Ny. N
Tn. T
Ny. S
Keadaan Umum
Keluhan

TTV



BB/TB
Kepala

Mata

Hidung
Telinga
Mulut
Dada
Abdomen
Ekstremitas atas
Ekstremitas bawah

Baik
-

TD: 130/80
R: 21 x/m
T: 37,2OC
N: 85x/m
58/171
Bersih, TAK

TAK

TAK
TAK
TAK
TAK
TAK
TAK
Jar. Parut
Baik
-

TD: 110/70
R: 20x/m
T: 36,4OC
N: 80x/m
56/157
TAK

TAK

TAK
TAK
TAK
TAK
TAK
TAK
TAK
Baik
Batuk berdahak

TD : 110/80
R: 25 xm
T: 36,8OC
N: 72 x/m
42/168
Beruban, bersih
Berkacamata

-
-
-
Agak sesak
-
-
-
Baik
Asam Urat, Sakit kepala
TD: 130/80
R: 20 x/m
T: 36,4 OC
N: 89x/m
62/155
Beruban,

-

-
-
-
-
-
Nyeri sendi
Nyeri sendi

VIII.       Harapan keluarga
Keluarga berharap bisa sembuh dari penyakitnya dan punya cucu dari Ny. N



B.     DIAGNOSIS KEPERAWATAN KELUARGA
I.         Analisis dan sintesis data
No
Data
Malasah
Penyebab
1
Subjektif :


Objektif :




2
Subjektif :


Objektif :




3
Subjektif :


Objektif :




II.      Perumusan diagnosis keperawatan
No
Diagnosis keperawatan (PES)
1.


2.


3.



III.   Penilaian (skoring) diagnosis keperawatan
No. Diag. Kep
Kriteria
Skor
Pembenaran
1
a.       Sifat masalah : . . . .


b.      Kemungkinan masalah dapat diubah : . . . .

c.       Potensial masalah untuk dicegah : . . . .

d.      Menonjolnya masalah : . . . .







Total skor


2.



3.




IV.   Prioritas diagnosis keperawatan
Prioritas
Diagnosis keperawatan
Skor
1.



2.



3.




C.    RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA
Diag. Keperawatan :............................................................................................................
                                 ............................................................................................................
Tujuan
Kriteria
Hasil/standar
Intervensi











D.    IMPLEMENTASI
No. tanggal & waktu
Diag.Kep
Implementasi

1.






2.






E.     EVALUASI
Tanggal & Waktu
No.Diag. Kep
Evaluasi

1.


S :
O:
A:
P:

2.


S :
O:
A:
P:

Komentar